Minggu, 20 April 2014

Transaksi

Transaksi adalah operasi atau aksi yang dilakukan program aplikasi untuk menghasilkan data. Tujuan dari transaksi data adalaha untuk menjaga data dari kehilangan atau kerusakan.

Sifat-sifat yang dimiliki transaksi (biasa disingkat ACID), yaitu: 
  1. Atomicity, adalah transaksi yang dilakukan sekali dan sifatnya otomic all or nothing (seluruhnya atau tidak sama sekali). 
  2. Consistency, dimana transaksi mempertahankan konsistensi data. 
  3. Isolation, dimana transaksi terisolasi datu sama lain.
  4. Durability, setelah transaksi di-commit, maka perubahan yang diakibatan tidak akan hilang atau tahan lama sekalipun ada kegagalan sistem.


Operasi Transakasi: 
  1. Commit, yaitu memberi tanda bahwa transaksi telah selesai dilaksanakan (benar dan berhasil).
  2. Rollback, yaitu memberi tanda bahwa transaksi mengalami kegagalan dan harus diulang.


Save Point

Save point adalah titik aman ketika kita telah menyelesaikan satu atau beberapa transaksi. Jika dalam sebuah game, save point sama dengan check point.
Saat kita ingin rollback atau terdapat transaksi yang gagal, transaksi dimulai kembali dari save point yang telah kita buat, tidak dari awal kembali. Itulah fungsi dari save point.

Membuat save point:
SAVEPOINT [nama save point];
Membuat rollback:
ROLLBACK TO [nama save point];

Isolasi Transaksi

Terdapat tiga hal yang harus dicegah dalam transaksi database:
  1. Dirty Read, yaitu transaksi membaca data dari hasil transaksi lainnya yang gagal dan kedua transaksi tersebut berjalan secara bersamaan.
  2. Non-Repeatable Read, yaitu transaksi membaca ulang data yang telah dibaca sebelumnya karena data tersebut telah dimodifikasi oleh transaksi lainnya.
  3. Phantom Read, yaitu transaksi membaca sebuah data yang telah hilang akibat dari transaksi yang lainnya.

Dalam Oracle, terdapat dua level untuk mencegah tiga hal tersebut, yaitu:
  1. Read Commited, yaitu transaksi hanya melihat perubahan data setelah transaksi lain telah commit pada data tersebut.
  2. Serializable, yaitu level isolasi yang menyediakan isolasi transaksi yang paling ketat.
Berikut perintah untuk mengaplikasikan level serializable :
SET TRANSACTION ISOLATION LEVEL SERIALIZABLE;


Locking Protocol

Terdapat dua buah metode Locking pada transaksi database:
  1. Shared Lock (S-LOCK), yaitu transaksi hanya dapat melakukan pembacaan.
  2. Exclusive Lock (X-LOCK), yaitu transaksi dapat melakukan pembacaan dan perubahan.


Penguncian Level Tabel

Penguncian level tabel ini berfungsi mengunci suatu tabel untuk mencegah perubahan atau penghapusan tabel selama ada transaksi yang menggunakan tabel tersebut.
Perintah yang digunakan:
LOCK TABLE [nama tabel];

Penguncian Level Baris

Penguncian yang dilakukan pada baris yang sedang digunakan oleh suatu transaksi sampai transaksi tersebut selesai dilakukan.

Deadlock

Deadlock adalah situasi dimana dua atau lebih transaksi dalam kondisi wait-state (menunggu lock dilepas).


Senin, 24 Februari 2014

Pengenalan ORACLE + CRUD

Oracle adalah database relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS (Relational Data Base Management System) yang multi-platform. Basis data Oracle dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates melalui perusahaan konsultasinya bernama Software Development Laboratories (SDL) pada 1977. Tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle Corporation.

INSTALASI ORACLE
Langkah menginstal oracle:     
1. Double click Oracle. 
2. Lalu akan muncul kotak dialog berikut:
      
       

      Klik next.

     3. Setelah itu, muncul kotak dialog seperti berikut:


      

      Pilih “I accept the terms in the license agreement”, lalu klik next.

      4. Selanjutnya muncul kotak dialog seperti berikut:
      
       

          Pilih lokasi untuk menyimpan data oracle dengan mengklik browse. Jika sudah selesai, pilih next. 
   
      5. Tahap selanjutnya akan diminta password. Masukan kata “SYSTEM”, setelah itu next.

       

      6. Pilih Instal.

        

       7. Setelah proses instal selesai, klik finish.

         

       
       ORACLE DATABASE HOMEPAGE

       
       Setelah proses instalasi selesai dan mengklik finish, maka akan muncul tampilan berikut. 

       

     Jika tidak muncul pilih Start à All Programs à Oracle à GoToDatabase Homepage. Lalu masukan username dan password yang tadi kita buat yaitu SYSTEM. Pilih Login, maka akan menuju pada Home.


       
       MEMBUAT CRUD SEDERHANA

    
       Sebelum membuat CRUD, kita harus membuat database terlebih dahulu. Caranya pilih Administrstion.
   
          

         Pilih Database Users.
   
          

        Pilih Create.

        

      Masukan username dan password. Lalu pastikan CONNECT, RESOURCE, CREATE TABLE, CREATE VIEW, CREATE PROCEDURE, CREATE SEQUENCE, dan CREATE TRIGGER terpilih. Setelah selesai pilih create, lalu logout. Kemudian login kembali dengan akun Latihan1. Maka muncul tampilan seperti berikut:

      

     Pilih SQL untuk lalu pilih SQL Command untuk membuat sebuah tabel. Misalkan kita akan membuat tabel pegawai yang terdiri dari no_pegawai, nama, dan jabatan.
     
     

     Setelah selesai membuat tabel, klik Run. Untuk mengecek tabel pegawai sudah terbentuk, kembali ke Home, lalu pilih Object Browser.
     

    Pada menu data, terdapat submenu Query, Count Rows, dan Insert Row. Menu Query untuk melakukan select berbasis form, menu Count Rows untuk menghitung jumlah baris, dan menu Insert Row untuk menambah data pada tabel. Pilih insert row, karena kita akan menambahkan data. 
      
      

     Isikan data sesuai kebutuhan. Pilih Create and Create Another untuk menambahkan data berulang kali. Create untuk menambahkan data satu kali. Untuk melihat datanya, pilih menu data.




      Untuk mengedit data, klik icon pada kolom edit dan pada baris yang akan dipilih maka muncul tampilan berikut: 
    
       

     Jika sudah selesai diubah, pilih Apply Changes. 
     Untuk menghapus data, pilih menu yang sama seperti edit menu lalu pilih delete. Menu konfirmasi akan muncul, lalu klik ok.

      Source : Modul Praktikum Pertama Sistem Basis Data
                    http://programmkomputer.blogspot.com/2012/10/pengertian-database-oracle.html



Kamis, 12 Desember 2013

Perkenalan HTML5


Pada HTML5, terdapat beberapa tag semantik baru, seperti <header>, <section>, <article>, <aside>, <footer>, <nav>, <video>. Selain itu juga, ada beberapa tag pada html 4 yang tidak dapat digunakan pada html 5.
Tag pada html 5:
<article>          : Mendefinisikan artikel.
<aside>            : Mendefinisikan konten selain konten halaman.
<audio>           : Mendefinisikan audio.
<canvas>         : Mendefinisikan dokumen grafis.
<nav>              : Mendefinisikan navigasi link.
Contoh:
Tag pada html 4
Tag pada html 5
<div id = “header”>

</div>
<header>

</header>
<div id = “footer”>

</div>
<footer>

</footer>
<div id = “nav”>

</div>
<nav>

</nav>
<div id = “sidebar”>

</div>
<aside id = “sidebar”>

</aside>


Pada html 5, kita dapat menampilkan video.
Menampilkan video:
<video width=”xxx” height=”xxx”>
            <source src=”nama_video.mp4” type=”video/mp4”>
            <source src=”video2.mp4” type=”video/mp4”>
</video>
Properties yang digunakan untuk melengkapi penggunaan elemen video:
·         width=”dalam pixel” (Untuk Menentukan lebar video)
·         height=”dalam pixel” (Untuk Menentukan tinggi video)
·         controls=”controls” (Untuk Menampilkan tombol kontrol video)
·         autoplay=”autoplay” (Untuk Memutar video secara otomatis)
·         loop=”loop” (Untuk Mengulangi pemutaran video terus menerus)
·         muted=”muted” (Untuk Menghilangkan Output SUara pada Video)
·         poster=”URL” (Untuk menampilkan gambar awal sebelum video diputar)

Penulisan tag html menjadi:
<video width="320" height="240" autoplay=”autoplay” controls=”controls” poster=”cover.jpg” loop=”loop”> 
  <source src="nama_video.mp4" type="video/mp4"> 
  <source src="video2.mp4" type="video/mp4"> 
</video>



Memegang amanah, merangkul saudara


Dalam sebuah organisasi atau komunitas, pasti terdapat seseorang yang akan membawa kemana oraganisasi tersebut berjalan. Dialah yang disebut sebagai pemimpin. Seseorang yang sangat berpengaruh dalam sebuah organisasi. Dia harus mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik.
Seorang pemimpin itu memegang amanah yang harus dikerjakan. Dia diberikan kepercayaan oleh orang-orang sekitar untuk menjalankan amanah tersebut. Mereka yakin bahwa dengan dia menjadi pemimpin, akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Maka dari itu, sudah selayaknya seorang pemimpin untuk sungguh-sungguh dalam menjalankan amanah tersebut. Ada tanggungjawab besar yang dimiliki oleh seorang pemimpin.
Seorang pemimpin juga harus dapat mengenal orang-orang yang dipimpinnya. Dia harus memperhatikan kondisi mereka, mengetahui masalah yang mereka hadapi lalu memberikan solusinya, dan mengetahui apa yang dibutuhkan dari mereka. Dengan mengenal orang-orang yang dipimpinnya, maka tidak ada rasa canggung antara pemimpin dan yang dipimpin. Dengan begitu, tujuan untuk membawa ke arah yang lebih baik akan dengan lebih mudah dapat tercapai.
           

Masalah yang dihadapi ketika proses belajar


         Dalam proses pembelajaran pasti manghadapi berbagai masalah. Masalah tersebut bisa datang dari siswa, bahan ajar, lingkungan, atau bahkan dari pengajarnya sendiri. Beberapa hal yang menjadi penghambat belajar bagi siswa adalah siswa tersebut tidak suka dengan materi yang disampaikan atau bisa juga karena siswa tersebut sudah tahu dan paham terhadap materi tersebut sehingga berpikir tidak penting untuk mengikuti materi yang disampaikan. Sudah menjadi tugas seorang pengajar untuk membawa suasana kelas menjadi kondusif. Seorang pengajar harus dapat membuat siswa yang tidak suka menjadi suka dengan materi tersebut dan siswa yang sudah tahu menjadi lebih paham terhadap materi tersebut.
Pengajar harus memberi tahu di awal pertemuan tujuan dari mempelajari materi tersebut dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut harus dilakukan agar siswa paham mengapa harus mempelajari itu dan dapat menimbulkan minat belajar.
Cara pengajar menyampaikan materi pun mempengaruhi kegiatan belajar mengajar. Seorang pengajar harus semangat dalam menyampaikan materi agar siswanya pun semangat untuk belajar. Bahan ajar juga mempengaruhi kegiatan belajar mengajar. Pengajar harus dapat membuat bahan ajar yang disampaikan menjadi menarik sehingga siswa semangat untuk belajarnya. Pengajar bisa memanfaatkan teknologi untuk mendukung bahan ajar. Beberapa metode mengajar yang dapat digunakan adalah ceramah, diskusi, atau bahkan dengan games yang sesuai.
            Selain memperhatikan kemampuan akademik siswa, pengajar juga harus mampu memperhatikan perilaku siswanya. Bimbinglah mereka agar menjadi orang yang berguna. Beri mereka contoh yang baik. Hal yang sering terjadi tapi terlihat disepelekan adalah keterlambatan seorang pengajar ketika datang ke kelas. Siswa melihat hal tersebut dan tanpa disadari akan menirukannya. Oleh karena itu, berilah contoh yang baik pada siswa karena lingkungan yang baik akan menimbulkan perilaku yang baik pula.